12 Rumah sakit disiapkan bagi uji coba jamu
Jumat, 03/09/2010 19:44:21 WIBOleh: Rahmayulis Saleh JAKARTA: Pemerintah telah menyiapkan sedikitnya 12 rumah sakit untuk uji coba penggunaan jamu sebagai tindakan kuratif dan menyediakan sejumlah Puskesmas sebagai tempat uji coba upaya preventif.
"Kementerian Kesehatan cukup serius memperhatikan masalah jamu masuk rumah sakit sebagai obat pendamping obat-obatan berbaham kimia," kata Agus Purwodianto, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes), Kemenkes, di Jakarta, hari ini.
Dia menuturkan keseriusan itu bisa terlihat dari komitmen Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih yang ditujukkan dalam bentuk alokasi dana pada 2011, yang diusulkan kepada DPR untuk saintifikasi jamu sebesar Rp100 miliar. Sebelumnya dana yang disediakan hanya Rp5 miliar.
"Komitmen Menkes sangat serius. Kami optimistis jamu bisa berkembang dan berdampingan dengan obat kimia, yang selama ini lebih diakui oleh para dokter," kata Agus.
Menurut dia, Indonesia mempunyai tanaman obat yang sangat berlimpah, dan secara turun temurun telah diterima oleh budaya bangsa Indonesia. "Namun, sayangnya tidak pernah ada pencatatan pemanfaatannya," ujarnya.
Untuk itu, lanjutnya, dalam pengembangan jamu dilakukan Balitbangkes melalui uji klinik secara langsung oleh para dokter, dengan cara penelitian secara khasiat kepada sejumlah pasien. "Tentu kita menggunakan standar penelitian dan memakai informed concern," ungkapnya.
Berdasarkan Kepmenkes 1109/2007 tentang Pengembangan Obat Tradisional, lanjutnya, Balitbangkes menginventarisasi apa saja jenis penyakit yang dapat diobati dengan jamu, sehingga akan terdata dalan database untuk menyusun formularium.
Agus mengatakan dari 1.100 tanaman obat, baru ada lima jenis yang sudah menjadi fitofarmaka. Sulitnya melakukan penelitian karena infrastruktur masih lemah.
Indah Yuning Prapti, Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional Tawangmangu, Jawa Tengah, mengatakan di Tawangmangu merupakan satu-satunya klinik saintifikasi jamu yang ada di Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar